4 April 2025
Posmetronews.com | Media Informatif, Kritis & Konstruktif
Entertainment

Ardian Cholid Gandeng Rio Rinaldo Rilis Lagu ‘Nikmat Mana yang Kau Dustakan’ Jelang Idhul Fitri 1446 H

POSMETRONEWS.COM – Berangkat dari pengalaman spiritual, dimana nyaris dua kali mengalami kematian, bikin sosok Ardian Cholid ingin lebih mengenal Tuhan. Setidaknya dalam bentuk rasa syukur, karena telah diberi kesempatan, menjadi lebih baik plus bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Dalam konteks kebermanfaatan dalam kehidupannya, termasuk setelah banyak tahu tentang Islam, terinspirasi melahirkan sebuah karya dalam bentuk lagu. Dimana berisikan pesan moral bahwa bagi siapa pun diri kita harus pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

“Meski nggak gampang memang untuk mengimplementasikan dalam wujud rasa syukur. Sementara itu baik secara kasat mata maupun yang kita rasakan selama ini, justru banyak nikmat-nikmat kehidupan menghampiri diri kita,” terangnya.

Dari situlah, Ardian Cholid bagai terinspirasi dari mendalamnya memaknai sebuah surat dalam Al-Qur’an. Boleh jadi itu semua juga berkat sebuah perjalanan panjang dalam kehidupannya. Mulai dari pekerjaan yang pernah ditekuni sebagai jurnalis (wartawan-red) TV swasta, profesional di BUMN hingga merambah jadi musisi. Sampai kemudian terobsesi meluncurkan sebuah karya single ciamik yang layak jadi bahan perenungan bagi kita semua sebagai hamba Allah SWT.

Kendati terbilang faktual dengan kondisi yang ada yakni karena dalam bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M ini, pria yang sudah melewati usia seperempat abad mengaku tiba-tiba terinspirasi oleh salah satu surat yang sangat indah dalam Al-Qur’an, “Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban”.

Sedangkan surat Ar-Rahman tersebut memiliki arti : “Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?” Apalagi memiliki kekuatan bahwa ayat tersebut diulang sebanyak 31 kali. Malah menurutnya, surat dalam Al-Qur’an itu menggambarkan betapa besar dan banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada seluruh umat-NYA. Baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

“Dari setiap baitnya, karya single atau lagu saya ini, ingin mengajak kita semua untuk merenung dan pandai bersyukur. Nikmat mana yang kau dustakan, justru menjadi sebuah pertanyaan yang menggugah kesadaran tentang sejauh mana kita menghargai segala pemberian-NYA,” papar Ardian Cholid dalam sebuah wawancara khusus versi diskusi bersama sejumlah wartawan Ibukota di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Rabu (26/3/2025) jelang bedug Maghrib buka puasa.

Masih menurut Ardian Cholid bahwa sejak dari nikmat hidup, kesehatan, keluarga hingga nikmat kecil yang sering kita anggap remeh. Tentunya lewat lagu ini bakal mengingatkan kita untuk selalu bersyukur. Bahkan, lirik-lirik yang terangkai dalam lagu ini mengingatkan kita akan banyaknya ciptaan Allah SWT yang tiada terhitung jumlahnya.

“Sementara bentuk lautan, gunung, hewan, tumbuh-tumbuhan dan bahkan udara yang kita hirup setiap saat, semuanya merupakan bentuk kasih sayang-NYA yang begitu luar biasa. Tak hanya itu, juga ada anugerah terbesar yang diberikan-NYA, petunjuk hidup berupa agama dan iman yang menjadi dasar kita menjalani kehidupan ini,” katanya.

Ardian Cholid pun menyebut bahwa melalui musik yang lembut namun menghentak justru dikemasnya dalam penggabungan ‘Timur dan Barat‘ serta ‘Siang dan Malam‘. Bentuk pesan moralnya, Ardian Cholid pun ingin membawa pendengar untuk meresapi setiap kata dalam liriknya.

“Tentang kalimat penuh makna bahwa nikmat mana lagi yang kau dustakan adalah sebuah seruan untuk membuka mata hati kita, tentu saja agar tidak lalai dan tidak menyia-nyiakan segala anugerah yang telah Allah SWT berikan,” urainya, lagi.

Karena itu pula, Ardian Cholid menambahkan bahwa pada akhirnya lewat lagunya itu bukan hanya sebuah iringan musik semata. Tapi bisa jadi merupakan sebuah ajakan untuk terus bersyukur dan tidak melupakan sumber segala nikmat, yakni Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. “Sebuah refleksi dimana betapa kecilnya diri kita dihadapan kebesaran-NYA,” ucap dia.

Ketika dihujani pertanyaan kenapa Ardian Cholid begitu bersemangat mengaktualisasikan karya single bertitle ‘Nikmat Mana, yang Kau Dustakan’, ia bilang berkat kedekatannya atau mengenal sosok Rio Rinaldo, seorang publisher dan pengelolaan aset yang dikelola oleh Nada Bumi dari mulai distribusi, publishing (Hype Music Publisher), promo dan stakeholder dari RRI dan Kementrian EKRAF RI.

“Melalui lagu tersebut, saya hanya ingin menyampaikan pesan moral mendalam. Kenapa kita ini tak pandai bersyukur? Nah, rupanya dari situ, kemudian menarik minat bagi Mas Rio untuk dibuatkan single dan dipromosikan ke publik penggemar musik di Tanah Air,” tukas Ardian Cholid, memberi jawaban.

Rupanya gayung pun bersambut. Rio Rinaldo dengan segudang pengalamannya, kemudian meyakini bahwa lagu ‘Nikmat Mana yang Kau Dustakan‘, begitu dahsyat. “Juga bukan sebuah karya biasa, apalagi Oom Ardian Cholid, saya ketahui bukan hal baru mengenal dunia musik. Sudah banyak karya-karyanya, sepanjang menggeluti dunia musik,” ungkap Rio, mengomentari.

Setidaknya baik bagi Ardian Cholid maupun Rio Rinaldo, kepuasan bathinnya berbicara karena sudah kerja bareng merealisasikan single ‘Nikmat Mana yang Kau Dustakan’. Apalagi karya lagu tersebut, sudah bisa dinikmati lewat sejumlah platform digital musik. Selanjutnya berharap karya lagunya itu bisa mendapat apresiasi positif dari masyarakat penggemar musik di Tanah Air. © RED/RAMADHAN ALDIANSYAH

Related posts

Keisha Almanova Siap Ikuti Jejak Sekaligus Jadi Penerus Ratna Listy di Dunia Hiburan

Redaksi Posmetronews

Nathalie Holscher CLBK dengan Pria Pengacara dan Siap Menikah di 2025

Redaksi Posmetronews

Iwenk Fals MJC Siap Ramaikan Gerakan Pasar Murah di Komplek Polri Ciracas  Jaktim

Redaksi Posmetronews

Leave a Comment